This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 19 Juli 2011

Untukmu Sahabatku






Waktuku senggang, pun sudah sangat lama tidak menulis. 6 bulan ini fokus kugunakan untuk menulis skripsi sambil mengulang kuliah. Daripada menganggur menunggu beberapa hari menuju magang, lebih baik kutuliskan beberapa pikiran yang melintas.

Banyak bayangan-bayangan yang muncul di pikiranku beberapa minggu terakhir. Wajar saja, beberapa minggu ini mayoritas tidak ada tugas berat. Seperti fase ‘menghirup nafas’ buatku. Paska 6 bulan berlari hingga membuatku tidak sempat nonton tivi.

Bayangan yang muncul persis seperti kalo kita naik kereta. Sambil melihat ke luar jendela, di mana sawah, pepohonan yang berbaris, rumah-rumah penduduk, mbok-mbok penjaja kacang dan pisang rebus cepat berganti mengikuti kecepatan kereta. Kata orang si melamun. Terbayang kehidupan kita, kondisi kita, keadaan orang-orang terdekat kita, bahkan masa lalu mungkin.

Seperti itu pula aku sekarang. Di tengah petak kamar 5 x 4, dengan suara mesin kipas laptop tuaku. Tiba-tiba teringat kalian kawan. Beberapa saat tadi baru melihat video-video itu. Yang rada-rada ga normal tapi kok, selalu ga bikin bosen.

Rabu, 15 Juni 2011

Ethics Vs Performance: Accountant Dilemma in Economic Crisis with GameTheory Approach



Karya:
  1. Iqbal Kautsar
  2. Ahmad Syaifuddin
  3. Nova Kurniawan

Introduction

Global economies have not escape unscathed from the successive crises that have occurred in recent history.

In 1997-1998, and again in 2008 the world was shaken by an economic recession triggered by the breakdown of the Subprime mortgage market in the United States.

The events in 2008 were preceded by collapse of large finance companies such as New Century Financial Credit in America and the bankruptcy of Sachson Landesbank in Germany in 2007. Also in 2008 finance companies Lehman Brothers, Washington Mutual, Merrill Lynch, Goldman Sachs, Northern Rock, UBS and Mitsubishi UFJ filed for credit protection under the Bankruptcy Act.

[Copas] Rencana Tuhan



Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang meyulam sehelai kain.

Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya,
apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang meyulam sesuatu di atas
sehelai kain.
Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang kulihat dari bawah adalah
benang ruwet.
Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut, "Anakku,
lanjutkanlah permainanmu,
sementara ibu menyelesaikan sulaman ini, nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas."

[Copas] Mencintai sejantan 'Ali



Karya: Ust. Salim A. Fillah, dalam Buku "Jalan Cinta Para Pejuang"

Ada rahasia terdalam di hati ‘Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah.
Karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang Nabi yang adalah sepupunya itu, sungguh memesonanya.
Kesantunannya, ibadahnya, kecekatan kerjanya, parasnya.

Lihatlah gadis itu pada suatu hari ketika ayahnya pulang dengan luka memercik darah dan kepala yang dilumur isi perut unta.
Ia bersihkan hati-hati, ia seka dengan penuh cinta.
Ia bakar perca, ia tempelkan ke luka untuk menghentikan darah ayahnya.
Semuanya dilakukan dengan mata gerimis dan hati menangis. Muhammad ibn ’Abdullah Sang Tepercaya tak layak diperlakukan demikian oleh kaumnya!
Maka gadis cilik itu bangkit.
Gagah ia berjalan menuju Ka’bah.
Di sana, para pemuka Quraisy yang semula saling tertawa membanggakan tindakannya pada Sang Nabi tiba-tiba dicekam diam.
Fathimah menghardik mereka dan seolah waktu berhenti, tak memberi mulut-mulut jalang itu kesempatan untuk menimpali.
Mengagumkan!
‘Ali tak tahu apakah rasa itu bisa disebut cinta.